LINUX BACKTRACK
Pertama-tama saya akan membahas sedikit tentang apa itu linux backtrack,backtarck adalah salah satu distro pentes (penetration testing) yang lebih di kenal dengan hal yang berhubungan mencari celah keamanan pada suatu jaringan di dalam internet baik itu websites atau sebagainya.itulah tadi sedikit tentang linhux backtrack.
ya..kita langsung saja ke pengistalan linux backtrack
1.brun iso backtrack 5 yang telah di donwload ke dalam DVD,kemudian boting.
2.Maka akan keluar tampilan seperti ini,kemudian pilih "backtrack texk -default boot text mode"
3.ketik startx untuk mendafatkan mode GUI.
4.klik icon "install backtrack" pada dekstop.
5.pilih bahasa yang di iginkan.
6.Pilih lokasi anda berada.
7.Klik forward,kecuali anda igin menganti keyboard layout.
8.untuk mengunakan seluruh hardisk pilih "Erase and use the entire disk"
tapi jika sahabat igin menbuat partisi secara menual atau igin membuat dualboot.
pilih "specify patitions manually (advanced)"maka akan keluar tampilan seperti ini:
untuk swap cukup 1 giga saja.
9.setelah mrngisi data pribadu dan password klik forward maka akan keluar tampilan seperti ini,kemudian klik install.
10.Tunggu sampai instalasi selesai,dan selamat menggunakan
Semoga artikel ini bermanfaat buat anda,selamat mencoba......
Mengenal Bahasa Pemrograman C dan C++
1. Mengenal
Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman
adalah suatu kumpulan kata (perintah) yang siap digunakan untuk menulis suatu
kode program sehingga kode-kode program yang kita tulis tersebut akan dapat
dikenali oleh kompilator yang sesuai. Kata-kata tersebut dalam bahasa
pemrograman disebut dengan keyword (reserve word). Untuk mempelajari bahasa
pemrograman tertentu kita tidak harus menghafal semua keyword (kata kunci) yang
ada di dalamnya, namun yang perlu kita ketahui adalah fungsi dan aturan
penggunaannya.
Contoh dari beberapa
keyword misalnya : int, main, for, while, do while, dsb.
Pada pembelajaran ini
kita akan menggunakan salah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi yaitu C /
C++.
2. Penerjemah
Bahasa Pemrograman
Program yang ditulis
dalam bahasa pemrograman seperti C dan C++ sebenarnya tidak dimengerti oleh
computer secara langsung. Sebab computer hanya mengenali kode 0 dan 1 (binary
digit ). Supaya program dapat dijalankan oleh computer, program tersebut harus
diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam bahasa mesin (atau biasa disebut kode
objek). Proses penerjemahannya dilakukan oleh program yang disebut Translator (penerjemah).
Translator dapat
berupa :
·
Interpreter
Interpreter
menerjemahkan instruksi selama program diminta untuk dieksekusi. Jika seseorang
bermaksud menjalankan program tersebut (agar dapat dijalankan oleh computer,
mula-mula kode sumber (source code atau program asli yang diitulis olem
pemrogram) ditermahkan dulu ke dalam bentuk kode mesin baris perbaris
instruksi. Setelah satu baris instruksi tersebut difahami oleh computer,
instruksi tersebut dijalankan. Interpreter kemudian kembali memproses baris instruksi
berikutnya.
·
Kompiler
Kompiler menerjemahkan
instruksi ke dalam kode objek secara keseluruhan (untuk semua instruksi).
Setelah semua instruksi diterjemahkan, instruksi yang dimengerti oleh computer
dijalankan. Proses penerjemahan seperti itu disebut kompilasi. Setelah
kompilasi berakhir, compiler tidak diperlukan lagi, sebab sesudah kompilasi
akan terbentuk program yang dapat dijalankan secara langsung tanpa melalui
translator (executable ).
3. Kerangka
Program dalam Bahasa C / C++
Setiap program yang
ditulis dengan menggunakan bahasa C harus mempunyai fungsi utama, fungsi
tersebut bernama main(). Fungsi inilah yang akan
dipanggil pertama kali pada saat eksekusi program. Apabila ada fungsi lain yang
dibuat, maka fungsi tersebut akan dijankan ketika dipanggil di fungsi utama.
Hal ini karena bahasa C/C++ merupakan bahasa procedural yang menerapkan konsep
runtutan (program dieksekusi baris-perbaris dari atas ke bawah secara
berurutan).
Ada dua bentuk
kerangka fungsi utama yang sering digunakan :
·
Bentuk dengan tanpa
pengembalian nilai ke system operasi (dengan menuliskan Void sebelum fungsi
utama )
Contoh :
void main(void)
{
Kode program yang akan ditulis;
}
Kata kunci void dalam kurung bersifat opsional, artinya
bias dituliskan atau juga tidak.
·
Bentuk dengan
pengembalian nilai 0 ke system operasi (dengan menuliskan tipe data sebelum
fungsi utama )
Contoh :
int main(void)
{
Kode program yang akan ditulis;
return 0;
}
Kata kunci void dalam
kurung bersifat opsional, artinya bias dituliskan atau juga tidak.
Fungsi return 0 pada konsep di atas adalah fungsi main()
ini dapat mengembalikan nilai 0 ke system operasi yang menandakan bahwa program
tersebut berjalan dengan baik tanpa adanya kesalahan.
4. Mengenal
File Header ( *.h )Program dalam Bahasa C / C++
File header adalah
file dengan eksetensi h ( *.h ) yaitu
file bantuan yang digunakan untuk menyimpan daftar-daftar fungsi yang akan
digunakan di dalam program.
File header di dalam
C/C++ misalnya adalah <stdio.h> atau <iostream.h> untuk proses
masukan dan keluaran (input/output). Tidak hanya dua file header tersebut
karena masih banyak file header yang disediakan oleh C/C++ untuk menangani
kerword-keyword yang lain.
Di bawah ini akan
digambarkan bagaimana cara penulisan file header dengan mengacu pada konsep
kerangka yang sudah dijelaskan di atas :
Contoh 1 : Penggunaan input/output dengan bahasa
C
#include <stdio.h>
int main()
{
printf(“Selamat Belajar Algortima dan Pemrograman \n”);
return 0;
}
Contoh 2 : Penggunaan input/output dengan bahasa
C
#include <stdio.h>
void main()
{
printf(“Selamat Belajar Algortima dan Pemrograman \n”);
}
Contoh 3 : Penggunaan input/output dengan bahasa
C++
#include <iostream.h>
int main()
{
cout<<“Selamat Belajar Algortima dan Pemrograman \n”;
return 0;
}
Contoh 4 : Penggunaan input/output dengan bahasa
C++
#include <iostream.h>
void main()
{
cout<<“Selamat Belajar Algortima dan Pemrograman \n”;
}
5 .Mengenal
Fungsi printf() dan scanf() dalam Bahasa C
Dalam pembuatan sebuah
program computer, kita tidak akan lepas dari proses masukan (input) dan
keluaran (output). Dalam bahasa C perintah tersebut dikenal dengan penulisanscanf() sebagai inputan dan printf() sebagai keluaran. Untuk file header yang
diperlukan adalah stdio.h.
Contoh 1 : Memasukkan sebuah nilai bertipe
integer
#include <stdio.h>
int main()
{
int x;
printf(“Masukkan sebuah nilai bilangan bulat = ”);
scanf(“%d”, &x);
printf(“Nilai yang anda masukkan adalah = %d”, x );
return 0;
}
Adak kode program yang
di dalamnya terdapat tanda %d, maksudnya adalah masukan tersebut membaca nilai
bertipe int (format bilangan bulat) dari keyboard dan menyimpan nilai tersebut
ke dalam alamat di dalam memori yang ditempati oleh variable x.
Ada beberapa format
yang lain untuk menentukan format yang dapat dipakai pada scanf().
|
Karakter
|
Tipe Argumen
|
Keterangan
|
|
%d, %i
|
int
|
Untuk membaca tipe bilangan bulat dalam bentuk decimal
(basis 10)
|
|
%o
|
int
|
Untuk membaca tipe bilangan bulat dalam bentuk octal (basis 8)
tanpa diawali angka 0
|
|
%u
|
int
|
Untuk membaca bilangan bulat tanda tanda (unsigned)
|
|
%c
|
char
|
Untuk membaca karakter
|
|
%s
|
char*
|
Untuk membaca string (kumpulan karakter)
|
|
%f
|
float
|
Untuk membaca bilangan real dengan tipe float
|
|
%lf
|
float
|
Untuk membaca bilangan real dengan tipe double
|
|
%ld
|
float
|
Untuk membaca bilangan real dengan tipe long int.
|
|
%e
|
double
|
Untuk membaca bilangan real dengan bentuk eksponen
|
Ada beberapa format
yang lain untuk menentukan format yang dapat dipakai pada printf().
|
Karakter
|
Tipe Argumen
|
Keterangan
|
|
%d, %i
|
int
|
Untuk menampilkan tipe bilangan bulat dalam bentuk decimal
(basis 10)
|
|
%o
|
int
|
Untuk menampilkan tipe bilangan bulat dalam bentuk octal
(basis 8) tanpa diawali angka 0
|
|
%x, %X
|
int
|
Untuk menampilkan tipe bilangan bulat dalam bentuk
heksadesimal (basis 16) tanpa diawali dengan tanda 0x atau 0X. Format x
digunakan untuk menampilkan hasil dalam huruf kecil dan huruf X untuk
menampilkan dalam huruf besar.
|
|
%u
|
int
|
Untuk menampilkan bilangan bulat tanda tanda (unsigned)
|
|
%c
|
char
|
Menampilkan karakter
|
|
%s
|
char*
|
Menampilkan string (kumpulan karakter)
|
|
%f
|
float
|
Menampilkan bilangan real dengan tipe float
|
|
%lf
|
float
|
Menampilkan bilangan real dengan tipe double
|
|
%ld
|
float
|
Menampilkan bilangan real dengan tipe long int.
|
|
%e , %E
|
double
|
Menampilkan bilangan real dengan bentuk eksponen
|
|
%g , %G
|
double
|
Menampilkan bilangan real dalam bentuk seperti %f, atau %E
tergantung dari ekspresinya
|
|
%%
|
|
Menyatakan symbol %
|
Ada beberapa tambahan
dalam penggunaan bilangan real misalnya :
%.3f mencetak
bilangan real dengan 3 angka di belakang koma
%2.3 mencetak
bilangan real dengan 2 angka sebelum koma dan 3 angka sesudah koma.
Selain itu perlu juga
diperhatikan sebuah karakter escape yaitu karakter yang ditulis dengan awalan
tanda \ diikuti dengan karakter tertentu yang memiliki sebuah
tingkah laku.
Karakter-karakter
tersebut seperti pada table di bawah ini :
|
Karakter
|
Keterangan
|
|
\a
|
Untuk membangkitkan suara atau speaker (bell)
|
|
\b
|
Karakter backspace, kursor akan kembali ke depan sebanyak satu
karakter
|
|
\f
|
Formfeed : untuk meletakkan formfeed
|
|
\n
|
Newline : untuk meletakkan baris baru(ganti baris )
|
|
\r
|
Carriage return : untuk meletakkan kursor di awal baris
bersangkutan
|
|
\t
|
Horizontal tab : untuk meletakkan tab horizontal
|
|
\v
|
Vertical tab : untuk meletakkan tab vertical
|
|
\\
|
Memunculkan karakter \
|
|
\”
|
Memunculkan karakter “
|
|
\’
|
Memunculkan karakter ‘
|
|
\?
|
Memunculkan karakter ?
|
6 Mengenal
cin>> dan cout<< dalam Bahasa C++
Sama halnya fungsi
scanf() dan printf(). Fungsi cin>> dan cout<< juga berfungsi sebagai inputan dan
keluaran. Yang berbeda adalah file headernya memakai <iostream.h>.
Contoh 1 : Memasukkan sebuah nilai bertipe
integer
#include <iostream.h>
int main()
{
int x;
cout<< “Masukkan sebuah nilai bilangan bulat = ”;
cin>>x;
cout<<“Nilai yang anda masukkan adalah =”<< x;
return 0;
}
7. Mengenal
fungsi aritmatike dengan header math.h
Di dalam bahasa C juga
disediakan fungsi untuk penangan aritmatika. File ini terdapat di dalam header math.h.
Perhatikan table di
bawah ini :
|
Fungsi
|
Argumen
|
Keterangan
|
|
sqrt()
|
double
|
Memberikan nilai balik berupa akar x. Nilai balik bertipe
double.
|
|
pow(x,y)
|
double
|
Memberikan nilai balik berupa xy.
Nilai balik bertipe double.
|
|
tan(x)
|
double
|
Memberikan nilai balik berupa tangent x. Argumen x berupa
nilai dalam satuan radian. Nilai balik bertipe double.
|
|
sin(x)
|
double
|
Memberikan nilai balik berupa sinus x. Argumen x berupa nilai
dalam satuan radian. Nilai balik bertipe double.
|
8 . Mengenal
Komentar
Komentar adalah sebuah
teks yang dimasukkan di dalam kode program, tetapi teks tersebut tidak akan
dieksekusi sebagai kode program. Biasanya komentar digunakan untuk memberikan
penjelasan terhadap kode-kode program yang kita tuliskan, dapat juga berupa kegunaan
program, waktu dibuat·
//isi komentar
Komentar ini digunakan
pada C++
·
//isi komentar
Komentar ini digunakan
pada C++
·
/* isi komentar */
Komentar ini bias
digunakan di C / C++
9. Fungsi Manipulasi
String
Dalam sebuah kasus
tertentu kita membutuhkan aktifitas untuk memanipulasi sebuah string, misalnya
ketika kita mau menjumlah string, memotong string, dan sebagainya.
Untuk menggunakan
fungsi ini kita membutuhkan file header yang bernama string.h.
Ada beberapa fungsi
manipulasi string diantaranya :
·
Menentukan panjang
string = strlen(string)
Fungsi ini digunakan
untuk menghitung panjang dari sebuah string.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
char *nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
cout<<strlen(nama);
}
·
Mencari sebuah string
= strchr(string, index)
Fungsi ini digunakan
untuk memotong sebuah string dimulai
dari index.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
char *nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
cout<<strchr(nama,’A’);
}
·
Mencari sebuah string
= strstr(string, index)
Fungsi ini digunakan
untuk memotong sebuah string dimulai
dari index. Dengan ketentuan bahwa index yang dicari harus
tepat, jika tidak maka hasilnya kosong / null.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
char *nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
cout<<strstr(nama,”ajar”);
}
·
Membuat String menjadi
huruf KAPITAL = strupr (string)
Fungsi ini digunakan
membuat string menjadi huruf KAPITAL.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
char *nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
cout<<strupr(nama);
}
·
Membuat String menjadi
huruf kecil = strlwr (string)
Fungsi ini digunakan
membuat string menjadi huruf kecil.
Contoh 1 :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
void main()
{
char *nama = “Belajar Algoritma dan Pemrograman”;
cout<<strlwr(nama);
|
Diberdayakan oleh Blogger.











